LAMONGAN | REALITAACEH — Ajang EXTRANAS (Expo dan Rapat Kerja Nasional) ke-8 menjadi momentum penting bagi penguatan dan pengembangan pendidikan madrasah, termasuk bagi madrasah yang berada di Kabupaten Aceh Utara.
Dalam momentum tersebut, muncul harapan besar dari masyarakat, khususnya warga Kecamatan Seunuddon, agar perkembangan madrasah di daerah terus mendapat dukungan dan perhatian dari berbagai pihak.
Salah satu harapan yang disampaikan adalah rencana perubahan nama MAN 1 Aceh Utara menjadi MAKN Aceh pada tahun 2027. Selain itu, MAS Seunuddon juga diharapkan dapat berubah status menjadi MAN 7 Aceh Utara.
Rencana tersebut dinilai menjadi peluang strategis untuk semakin memperkuat keberadaan lembaga pendidikan madrasah di Aceh Utara, sekaligus membuka ruang peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di wilayah Seunuddon dan sekitarnya.
Demikian disampaikan oleh Zahiri Idris Kepala Mas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara kepada awak media, Jumat 11 September 2026 pagi tadi dari Lamongan.
Menurutnya, dukungan masyarakat, terutama tokoh masyarakat, sangat diharapkan untuk mengawal dan menyukseskan rencana tersebut.
Sinergi antara Pemerintah, Kementerian Agama, Madrasah, tokoh masyarakat, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita peningkatan kualitas pendidikan.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Aceh Utara, khususnya warga Seunuddon, serta dukungan dari para tokoh masyarakat,” demikian harapan yang disampaikan Zahiri Idris dalam momentum EXTRANAS ke-8.
Harapan tersebut sekaligus menjadi doa agar pada tahun 2027 perubahan status dan penguatan kelembagaan madrasah dapat terealisasi sesuai ketentuan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Madrasah di Aceh Utara diharapkan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi berilmu, berakhlak dan memiliki daya saing untuk menghadapi masa depan, harap Zahiri Idris. (04/DH)







