BANDA ACEH | REALITAACEH – PT PLN (Persero) melalui Tim Humas PLN Aceh menyampaikan perkembangan terkini terkait kondisi kelistrikan di Aceh.
PLN Aceh mengungkapkan bahwa proses penyambungan kabel tegangan tinggi pada Tower Emergency (TE) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV ruas Pangkalan Brandan–Langsa telah selesai.
Informasi tersebut disampaikan pada Selasa (16/12/2025) pukul 19.20 WIB kepada Serambinews.com.
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pengecekan akhir sebelum sistem interkoneksi kembali dioperasikan.
“Penyambungan kabel tegangan tinggi pada Tower Emergency (TE) SUTT 150 kV ruas Pangkalan Brandan-Langsa sudah selesai dan dalam tahap pengecekan akhir,” ujar Tim Humas PLN Aceh dalam pernyataannya.
Setelah interkoneksi pulih, PLN akan melanjutkan dengan penyalaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya Unit 2, 3, dan 4 sebagai bagian dari proses pemulihan kelistrikan Aceh.
“Tahap selanjutnya setelah interkoneksi pulih: penyalaan PLTU Nagan Raya Unit 2, 3 dan 4,” tambahnya.
PLN menjelaskan, pasokan listrik nantinya akan dialirkan ke 20 gardu induk, 558 penyulang, serta 15.717 gardu distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Aceh.
Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan dengan kehati-hatian untuk memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan aman bagi masyarakat.
PLN Aceh juga memohon dukungan doa dari masyarakat agar proses pemulihan kelistrikan dapat berjalan lancar tanpa kendala.
“Pemulihan dilakukan bertahap dan hati-hati untuk memastikan listrik stabil dan aman. Mohon dukungan doa agar pemulihan kelistrikan Aceh berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Tim Humas PLN Aceh.
Perkembangan terbaru terkait pemulihan listrik di Aceh, kata PLN, akan disampaikan secara resmi melalui kanal-kanal komunikasi resmi PLN.







