ACEH UTARA | REALITAACEH -Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara sejak 22 November hingga 4 Desember 2025 menyebabkan jumlah korban jiwa meninggal mencapai 126 orang.
Data ini disampaikan oleh Pusat Informasi Posko Bencana Banjir BPBD Aceh Utara dalam laporan sementara yang dirilis pada 4 Desember 2025 pukul 21.00 WIB.
Selain 126 korban meninggal, tercatat pula 78 orang hilang serta 245 warga mengalami luka-luka. Kelompok rentan menjadi bagian besar dari warga terdampak, termasuk 744 ibu hamil, 4.304 balita, 3.445 lansia, dan 223 penyandang disabilitas.
Banjir ini turut menyebabkan 330.843 jiwa dari 99.546 KK terendam, sementara 302.256 jiwa dari 86.317 KK terpaksa mengungsi ke titik-titik aman. Total 511 lokasi pengungsian telah dibuka di seluruh wilayah Aceh Utara.
Dampak fisik juga cukup parah, termasuk 86.317 rumah terendam dan 532 rumah hilang. Lahan pertanian pun ikut terdampak, dengan 12.782 hektare sawah dan 10.653 hektare tambak terendam.
BPBD Aceh Utara terus melakukan upaya evakuasi, distribusi bantuan logistik, serta pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.







