Search

1 Desember 2025

Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh dan Tinggi Gelombang Menurut BMKG

Redaktur

BANDA ACEH | REALITAACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memprediksi cuaca di Banda Aceh dan sekitarnya berpotensi hujan pada Selasa (18/11/2025).

“Khususnya wilayah Banda Aceh diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hingga malam hari,” jelas Prakirawan BMKG, Nasyithah Az Zahra Lubis, saat dihubungi Senin (17/11/2025).

Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di wilayah Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

Kondisi serupa juga dapat terjadi di Aceh Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Barat pada keesokan harinya, Rabu (19/11/2025).

Prakirawan BMKG tersebut mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi hujan. “Selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh,” ujar Nasyithah.

Di sisi lain, suhu udara diprakirakan berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius. Hingga Senin (17/11/2025) pukul 16.00 WIB, terpantau terdapat tiga titik panas di Aceh. Sementara itu, tinggi gelombang masih berada pada kategori sedang, yaitu 1,25–2,5 meter, dan berpeluang terjadi di perairan Sabang–Banda Aceh, Abdya–Simeulue, Aceh Besar–Meulaboh, Singkil–Pulo Banyak, perairan selatan Simeulue, serta perairan utara Pidie Jaya–Aceh Besar.

Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, serta kapal tongkang bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.

“Pola angin di wilayah Aceh umumnya bergerak dari barat laut dengan kecepatan berkisar antara 3–25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Aceh Besar–Meulaboh dan perairan Abdya–Simeulue. Kondisi ini berlaku hingga 21 November 2025 mendatang,” pungkasnya.

 

Sumber : SerambiNews.com