Search

1 Desember 2025

Hendak Terobos Banjir, Pemuda Buket Jrat Manyang Meninggal Dunia Terseret Arus

admin

ACEH UTARA | REALITAACEH – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara kembali memakan korban. Seorang warga Gampong Buket Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, meninggal dunia setelah terseret arus deras saat melintas di jalan persawahan yang terendam banjir, Rabu (26/11/2025).

Korban diketahui bernama M Afdalil (27). Ia dilaporkan terseret arus ketika mencoba melintasi genangan banjir menggunakan sepeda motor trail jenis KLX, dari arah Dusun Nibung menuju Gampong Buket Jrat Manyang.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis, menjelaskan bahwa korban kehilangan kendali ketika melewati jalur yang sudah berubah seperti aliran sungai.

“Saat berada di pertengahan jalan yang sudah tergenang, korban bersama sepeda motornya terseret arus deras hingga terjatuh. Warga sempat berusaha menolong, namun derasnya arus membuat korban hanyut ke arah sungai,” ujar Kapolsek.

Laporan warga segera ditindaklanjuti dengan upaya pencarian bersama aparat kepolisian dan Koramil 13 Tanah Jambo Aye. Proses pencarian berlangsung sekitar tiga jam. Korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal terseret, dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Gampong Buket Jrat Manyang untuk dimakamkan.

Kapolsek menambahkan, kedalaman air di lokasi mencapai sekitar 80 sentimeter, namun arusnya sangat kuat sehingga membahayakan pengendara maupun pejalan kaki.

“Kondisinya tidak hanya dalam, tetapi arusnya sangat deras. Situasi itu membuat korban tidak mampu menjaga keseimbangan dan akhirnya hanyut,” jelasnya.

Menyusul kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi banjir, terutama pada jalur yang tidak diketahui kedalamannya.

“Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan melintas jika kondisi air deras atau melebihi batas aman. Tetap waspada dan saling menjaga,” tegas Iptu Agus Alfian.

Banjir di Aceh Utara masih berpotensi meningkat akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti imbauan pemerintah setempat.