Search

1 Desember 2025

Ayah Wa Tetapkan Aceh Utara Berstatus Tanggap Darurat Bencana

admin

ACEH UTARA |REALITAACEH – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul meningkatnya potensi banjir, tanah longsor, dan tanggul jebol akibat curah hujan ekstrem di wilayah tersebut.

Penetapan status tersebut diumumkan langsung oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE, MM, atau yang akrab disapa Ayah Wa, di Mapolres Aceh Utara, Rabu (26/11/2025).

Dalam penetapan itu, Ayah Wa turut didampingi Wakapolres Aceh Utara AKP Ichsan serta Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Hilman Azazi.

“Saya sudah meninjau langsung beberapa titik bencana serta membaca seluruh laporan. Kita segera tetapkan status tanggap darurat,” ujar Ayah Wa.

Ia menegaskan operasi penanganan bencana akan dipimpin langsung oleh Pusdalops Pengendalian Kebencanaan BPBD Aceh Utara.

Usai menetapkan status tanggap darurat, Bupati Aceh Utara langsung menginstruksikan seluruh satuan tugas untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Beberapa poin penting instruksi tersebut antara lain:

1. Mobilisasi Personel

Seluruh petugas BPBD, Damkar, Satpol PP dan WH diminta siaga penuh dengan pengaturan jam kerja dan istirahat secara proporsional.

2. Aset Operasional Siap Guna

Seluruh peralatan penanganan darurat, termasuk alat berat, kendaraan, serta operator dari PUPR, BPBD, dan Damkar wajib disiagakan untuk penanganan longsor serta perbaikan tanggul yang jebol.

3. Persiapan Logistik dan Lokasi Pengungsian

Para camat diminta berkoordinasi dengan Datok Penghulu untuk memastikan lokasi pengungsian serta ketersediaan logistik yang cukup bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, Ayah Wa juga memerintahkan ASN Pemkab Aceh Utara untuk bekerja dengan sistem Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini, menurutnya, penting untuk menjaga keselamatan aparatur sekaligus memberi ruang untuk membantu masyarakat di wilayah masing-masing.

Bupati Aceh Utara juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa melakukan aksi borong kebutuhan (panic buying).

“Kepada seluruh masyarakat, saya minta untuk tetap tenang dan waspada. Ikuti informasi resmi dari petugas di lapangan. Jangan sampai ada tindakan panic buying yang justru akan merugikan kita semua,” tegas Ayah Wa.

Ia juga mengingatkan para petugas agar tetap menjaga kesehatan dan istirahat selama menjalankan tugas. Dengan penetapan status tanggap darurat ini, pemerintah daerah berharap seluruh unsur dapat bergerak cepat dan terkoordinasi dalam mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.