Search

7 April 2026

Nyawa Warga Dipertaruhkan, Ambulance Puskesmas Lhok Beuringen Terdampak Banjir Belum Ditangani Serius

admin

ACEH UTARA|REALITAACEH.COM — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memperlihatkan lemahnya kesiapsiagaan pemerintah dalam melindungi fasilitas pelayanan publik vital.

Salah satu yang terdampak serius adalah ambulance milik Puskesmas Lhok Beuringen, Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang hingga kini belum sepenuhnya dapat difungsikan secara maksimal.

Kondisi tersebut memicu kritik dari masyarakat yang menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah cepat dan serius dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan pascabencana.

Tokoh masyarakat Kemukiman Jambo Aye Tengah, M. Amin, menegaskan bahwa kerusakan ambulance bukan persoalan sepele, melainkan menyangkut keselamatan warga yang sewaktu-waktu membutuhkan penanganan medis darurat.

Menurutnya, lambannya penanganan justru memperlihatkan bahwa sektor kesehatan belum menjadi prioritas utama dalam respons pascabanjir.

“Ambulance ini bukan kendaraan biasa. Ini soal nyawa masyarakat. Kalau fasilitas kesehatan ikut lumpuh dan dibiarkan berlarut-larut, lalu di mana tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan warga?” ujar M. Amin saat dihubungi awak media, Sabtu (28/3/2026).

Ia menilai, penanganan pascabanjir selama ini terkesan hanya berfokus pada kerusakan fisik yang terlihat, seperti rumah dan jalan, sementara fasilitas pelayanan dasar justru luput dari perhatian cepat pemerintah.

Padahal, di wilayah yang akses kesehatannya masih sangat bergantung pada puskesmas, keberadaan ambulance menjadi tulang punggung layanan rujukan pasien dan penanganan keadaan darurat.

Sejumlah warga menyebut keterlambatan penanganan fasilitas kesehatan menunjukkan lemahnya perencanaan mitigasi bencana, terutama dalam menjaga operasional layanan publik tetap berjalan setelah banjir surut.

“Jangan tunggu ada pasien yang tidak tertangani atau korban baru sibuk bergerak. Seharusnya sejak awal fasilitas kesehatan jadi prioritas utama,” kata A. Rahman, warga Kemukiman Jambo Aye Tengah.

Masyarakat mendesak Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera melakukan langkah konkret, mulai dari pengecekan menyeluruh, perbaikan cepat, hingga penggantian armada jika diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, warga mengaku masih menunggu tindakan nyata pemerintah, bukan sekadar janji atau koordinasi di atas kertas, agar ambulans Puskesmas Lhok Beuringen kembali berfungsi dan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terus menjadi korban kelambanan birokrasi.[BA]