Search

14 Januari 2026

Anggota DPRA Heran dengan Pola Distribusi Logistik Korban Banjir Aceh Tamiang: Warga Kita Kelaparan

Redaktur

KUALASIMPANG | REALITAACEH – Anggota DPRA, Muhammad Zakiruddin mengaku heran dengan pola pembagian logistik korban banjir di Posko yang dipusatkan di Kampung Payabedi, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.

Zakiruddin menilai pemerintah daerah terlalu mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang tinggi, sehingga menyebabkan penyaluran tidak lancar.

“Ratusan ribu warga Aceh Tamiang kelaparan, mereka masih terisolir. Utamakan nyawa manusia,” kata Zakiruddin.

Dia mengaku prihatin karena masyarakat tetap tidak diberi bantuan walau sudah bersusah-payah datang ke Payabedi.

Petugas di posko menolak menyerahkan bantuan karena berdalih akan mengantarkan langsung ke dapur umum supaya lebih terkoordinir.

“Kondisi hari ini belum normal, jalan masih berlumpur belum bisa dilalui. Kalaupun ada kendaraan tidak ada BBM, seharusnya dipermudah,” ujarnya.

Zakiruddin sempat terlibat adu argumen dengan sejumlah pihak ketika mendatangi posko Payabedi beberapa hari lalu, termasuk dengan Plt Sekda Aceh Tamiang, Syuibun Anwar.

Seharusnya kata dia, pemerintah daerah menyuplai seluruh bahan pangan secara merata agar teriakan kelaparan tidak lagi terdengar.

“Stok di posko banyak, warga kita kelaparan, jadi mau nunggu apa lagi,” kesalnya.

Dia menyarankan aparatur pemerintah daerah harus lebih kompak dan mengutamakan nasib rakyat.

Pemda ditekankannya harus membentuk tim solid yang memiliki fungsi jelas agar penanggulangan banjir yang sudah menelan korban jiwa ini bisa teratasi.