ACEH UTARA | REALITAACEH – Setelah dilanda banjir selama beberapa hari, seluruh ruangan di UPTD Puskesmas Tanah Jambo Aye terendam air hingga merusak hampir seluruh fasilitas kesehatan.
Sejumlah alat medis, genset puskesmas, generator listrik, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya ikut mengalami kerusakan sehingga membuat operasional puskesmas tersebut nyaris lumpuh total.
Meski demikian, puskesmas akhirnya kembali membuka pelayanan kesehatan untuk masyarakat, namun dengan sistem terbatas.
Kepala UPTD Puskesmas Tanah Jambo Aye, H. Yusriadi, S.Kep., M.K.M., menyampaikan bahwa pelayanan dibuka hanya melalui satu pintu sebagai langkah darurat untuk memastikan layanan tetap berjalan.
“Ruang yang baru selesai dibersihkan adalah Unit Gawat Darurat (UGD), halaman puskesmas, dan akses jalan menuju puskesmas,” ujar Haji Yusri.

Proses pembersihan dilakukan secara manual oleh petugas sejak air mulai surut. Namun sejumlah ruangan belum dapat dioperasikan karena tidak tersedianya air bersih. Untuk mempercepat pembersihan, pihak puskesmas meminta bantuan mobil pemadam kebakaran guna menyiram sisa lumpur yang masih menutupi sebagian besar area fasilitas kesehatan tersebut.
“Karena belum semua ruangan bersih, kami tetap berupaya melayani masyarakat. Untuk sementara, pelayanan dibuka melalui satu pintu agar pelayanan tetap berjalan,” tambahnya.
Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa hampir seluruh staf puskesmas juga turut terdampak banjir. Selain itu, keterbatasan alat kesehatan membuat puskesmas hanya mampu membuka pelayanan pada pagi dan sore hari.

Puskesmas memastikan bahwa meski dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan dasar tetap dapat diakses masyarakat sambil menunggu proses pembersihan dan pemulihan fasilitas secara menyeluruh.







