Search

1 Desember 2025

Dosen Lemdiklat Polri Bantah Institusinya Terlibat Urusan Politik

Redaktur

JAKARTA | REALITAACEH – Dosen Kepolisian Utama Tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Gatot Repli Handoko, menegaskan bahwa kepolisian sama sekali tidak pernah terlibat dalam urusan politik.

“Ini yang benar-benar, dan kami tidak ada lah yang berkaitan dengan istilah berkaitan dengan politik, tidak ada kita di dunia ini. Kita benar-benar murni untuk masyarakat. Ini yang akan dijadikan standar pekerjaan kami ke depan,” ujar Gatot di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Hal tersebut disampaikan Gatot saat mewakili kehadiran Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Reformasi Polri: Harapan Menuju Institusi Penegakan Hukum yang Profesional dan Humanis.”

Terkait desakan reformasi Polri yang bergulir saat ini, Gatot menjelaskan bahwa polisi juga sebenarnya menginginkan hal tersebut.

Sebab, kata dia, Polri betul-betul ingin berbenah demi meningkatkan pelayanan publik.

“Jadi berkaitan dengan reformasi yang sekarang diminta, kami di Polri sebetulnya menganggap hal itu sebagai sesuatu yang kami juga harapkan. Ini merupakan harapan masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan publik yang diminta. Nah, kami pun benar-benar berbenah, dan itu juga kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Polri Tidak Antikritik

Selanjutnya, Gatot menekankan bahwa Polri tidak antikritik. Ia menyebut polisi berupaya melayani masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.

Ia juga berjanji bahwa Polri akan terus turun ke lapangan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ini yang terjadi, dan kami akan mengubah semua yang berkaitan dengan harapan masyarakat ini agar kami bisa lebih dekat. Kami adalah bagian dari masyarakat, dan kami adalah pelayan bagi masyarakat,” imbuh Gatot.

 

Sumber: Kompas.com