Search

1 Desember 2025

1.024 Pemain Liga Turki Diskors Imbas Skandal Judi

Redaktur

JAKARTA | REALITAACEH – Lebih dari 1.000 pemain telah diskors oleh Federasi Sepak Bola Turki (TFF) menyusul investigasi terkait skandal judi yang terjadi di liga profesional negara tersebut. Iklim kompetisi pun menjadi terganggu akibat hal ini.

BBC melaporkan bahwa ada 1.024 pemain yang diskors oleh TFF, 27 di antaranya berasal dari divisi teratas Turki, yakni Super Lig. Mereka dirujuk ke Komite Disiplin Sepak Bola Profesional negara tersebut atau PFDK.

Imbasnya, pertandingan di divisi tiga dan empat Liga Turki ditangguhkan selama dua pekan. Namun, dua divisi teratas tetap bergulir seperti biasa. TFF juga telah meminta FIFA untuk menambah durasi bursa transfer musim dingin hingga 15 hari agar klub-klub dapat mengatasi masalah kekurangan pemain.

Media lokal juga menyebut delapan orang, salah satunya chairman sebuah klub, telah ditangkap pihak berwenang sebagai bagian dari investigasi. Salah satu tim besar Turki, yakni Besiktas, menyebut dua pemainnya telah dirujuk ke PFDK, namun mereka yakin keduanya tidak bersalah.

Skandal judi di sepak bola Turki pertama kali mengemuka pada akhir Oktober ketika Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, mengatakan bahwa ada ratusan wasit di negaranya yang terkait dengan akun judi.

Ia juga mengklaim bahwa dari total 571 wasit yang bekerja di liga profesional Turki, 371 di antaranya memiliki akun judi, dengan 152 wasit aktif memasang taruhan.

Sebanyak 152 wasit yang aktif memasang taruhan tersebut terdiri dari tujuh wasit dan 15 asisten wasit dari dua divisi teratas, serta 36 wasit dan 94 asisten wasit dari divisi lebih bawah. Sejumlah wasit bahkan diketahui telah bertaruh lebih dari 10 ribu kali, dan 142 wasit telah bertaruh di lebih dari 1.000 pertandingan.

Seperti halnya pemain dan pelatih, para pengadil di sepak bola Turki juga dilarang berjudi, mengacu pada aturan TFF, UEFA, dan FIFA.

 

Sumber : detik.com