Search

1 Desember 2025

Kasus ISPA di Banda Aceh Meningkat Tajam, Bagaimana dengan Influenza A? Ini Pesan Dinkes

Redaktur

BANDA ACEH | REALITAACEH – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Banda Aceh mengalami lonjakan signifikan pada Oktober 2025. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh, tercatat sebanyak 2.702 kasus ISPA di seluruh puskesmas, meningkat 68,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berjumlah 1.860 kasus.

Sementara itu, data kunjungan pasien di puskesmas selama 2–13 November 2025 menunjukkan bahwa dari 8.030 pasien yang datang ke Poli Rawat Jalan, sebanyak 1.422 di antaranya didiagnosis ISPA. Artinya, hampir 18 persen dari total kunjungan dalam dua minggu terakhir merupakan kasus ISPA.

Selain ISPA, kasus Influenza Like Illness (ILI) atau gejala mirip influenza yang terkonfirmasi Influenza A juga menunjukkan tren peningkatan sejak Juli 2025. Berdasarkan data site sentinel ILI UPTD Puskesmas Banda Raya, kasus Influenza A meningkat dari 1 kasus pada Juni menjadi 8 kasus pada Oktober 2025.

Untuk November, tercatat 4 kasus Influenza A, dengan catatan ada 8 sampel PCR yang baru dikirim dan 6 di antaranya belum memiliki hasil. Dengan demikian, total kasus Influenza A sepanjang Januari hingga November mencapai 22 kasus dari 62 spesimen yang diperiksa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Banda Aceh, drg. Supriyadi, M.Kes, mengatakan bahwa jika masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik, kemungkinan penyebaran dugaan influenza A ini dapat terus berlanjut.

“Imbauan untuk masyarakat tetap tenang, namun waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Supriyadi saat dihubungi, Minggu (16/11/2025).

Masyarakat diminta untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun antiseptik (CTPS) atau menggunakan hand sanitizer, memakai masker ketika sakit atau berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

Supriyadi juga mengimbau masyarakat agar segera ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala Influenza Like Illness (ILI), di antaranya demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan nyeri otot, terutama jika gejala tidak membaik.

“Bagi anak sekolah, PAUD, maupun daycare agar tidak masuk jika mengalami gejala seperti disebutkan, sehingga dapat memutus mata rantai penularan. Masyarakat juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi influenza secara rutin,” pungkasnya.

 

Sumber : Serambi Indonesia