ACEH UTARA | REALITAACEH – Hujan deras yang tidak berhenti sejak beberapa hari menyebabkan air sungai di wilayah Lhoksukon meluap dan membanjiri sebagian besar jalan raya nasional di Aceh Utara.
Akibatnya, jalur penghubung utama antara Medan dan Banda Aceh kini tidak dapat digunakan oleh pengguna jalan.
Air yang menggenangi jalan meningkat dengan cepat hingga hampir setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat pemotor, mobil pribadi hingga truk besar terpaksa berhenti dan menunggu di pinggir jalan. Tidak sedikit pengendara yang memilih memutar balik karena arus air cukup kuat.
Seorang pengguna jalan yang terjebak mengaku terkejut karena genangan meningkat hanya dalam waktu singkat.
“Tadinya cuma setengah ban motor, tiba-tiba sudah tinggi sekali. Semua kendaraan berhenti, tidak ada yang bisa lewat,” ujarnya.
Untuk mencegah kecelakaan, petugas BPBD Aceh Utara bersama kepolisian menutup sementara jalur tersebut. Tim gabungan juga melakukan penyisiran untuk membantu warga dan kendaraan yang berada di sekitar lokasi banjir.
Menurut petugas, banjir ini terjadi karena debit air dari wilayah hulu meningkat tajam setelah hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut membuat aliran sungai yang melintasi Lhoksukon tidak mampu menampung volume air, sehingga meluber ke badan jalan.







