BENER MERIAH | REALITAACEH – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bener Meriah dan Aceh Tengah mulai menerima pasokan bahan bakar minyak (BBM) melalui udara.
Langkah ini dilakukan menyusul rusaknya akses jalan akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025.
Di Bener Meriah, pasokan pertalite didatangkan menggunakan pesawat jenis Air Tractor AT-602 di Bandar Udara Rembele Takengon, Jumat (19/12/2025).
Bupati Bener Meriah, Tagore AB, membenarkan salah satu SPBU di Pante Raya sudah mulai melayani masyarakat sejak siang hari.
“Itu dari pesawat, jumlahnya saya tidak tahu,” kata Tagore melalui pesan Whatsapp. Ia menambahkan, meskipun jalur Takengon–Aceh Utara (Jalur KKA) sudah bisa dilalui, mobil tangki Pertamina belum dapat masuk. “Masih mobil double kabin dan mobil biasa yang bisa lewat,” ujarnya.
Sementara itu, di Aceh Tengah, SPBU 14245438 di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, menerima pasokan solar dari Pertamina lewat udara.
Pemilik SPBU, Dedek, mengatakan pasokan tiba Jumat sore, dan SPBU dijadwalkan mulai beroperasi pukul 21.30 WIB.
“Setelah diterima di bandara, kami bawa dengan kendaraan ke SPBU, lalu dijual dengan harga normal Rp 6.800 per liter,” jelas Dedek.
Dengan adanya pasokan BBM via udara, masyarakat di kedua wilayah tersebut dapat kembali memperoleh bahan bakar meskipun akses jalan darat masih terbatas.
Sumber : Kompas.com







