IDI | REALITAACEH – Usai banjir bandang yang meluluhlantakkan Aceh Timur, dan menyebabkan kerugian besar serta kerusakan parah. Masyarakat Aceh Timur ramai menjual emas.
Pantauan wartawan Maulidi Alfata, masyarakat ramai mendatangi toko emas untuk menjual perhiasan seperti cincin, kalung, gelang hingga antingnya, Senin (8/12/2025).
Uang dari hasil jual emas akan dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, mulai dari beli beras, kebutuhan lainnya hingga perbaikan rumah akibat dampak banjir yang melanda Aceh Timur.
Meski tidak semua rumah di Aceh Timur disapu banjir, namun dampak dari banjir tersebut menyebabkan banyak kerusakan hingga mengakibatkan banyak masyarakat hilang pekerjaan dan dampak lainnya.
Satu-satunya cara saat ini, dengan menjual emas yang sempat disimpan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pemenuhan kebutuhan keluarga.
Penjual emas di Toko Tiara Idi Rayeuk Aceh Timur, Muliadi menjelaskan semenjak ia buka pada Senin (1/12/2025) lalu, ia prioritaskan untuk membeli emas dari para penjual.
Hal itu dilakukan karena banyak, masyarakat yang membutuhkan uang usai banjir bandang untuk keperluan sehari-hari.
“Sejak hari pertama kita buka, 90 persen masyarakat menjual emas, untuk keperluan sehari-hari, dan keperluan lainnya usai dilanda banjir,” tuturnya, pada Senin (8/12/2025).
Pada hari pertama buka, toko emas tersebut hanya melayani pembelian dari masyarakat ke toko.
Sementara untuk penjualan emas ke masyarakat masih belum dibuka.
“Untuk saat ini kita baru hari ini yang melayani penjualan, sebelumnya sejak kita buka 1 Desember kita hanya melayani pembelian dari masyarakat yang menjual, karena banyak masyarakat yang membutuhkan uang untuk membeli bahan pokok, atau lainnya usai banjir makanya kita layani pembelian saja,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa, sebenarnya belum cocok untuk membuka toko dikarenakan suasana belum kondusif, mulai dari ketakutan banjir susulan, hingga takutnya penjarahan.
“Sebenarnya belum cocok kita buka toko, karena situasi masih belum kondusif, kita takut adanya banjir susulan, hingga takut adanya penjarahan kayak kejadian di luar sana,” tuturnya.
Namun, karena banyak masyarakat yang menelponnya untuk menjual emas atau gadai ke tokonya akibat keperluan mendesak sesudah banjir, mempertimbangkan untuk membuka agar masyarakat tidak kesulitan.
Salah satu masyarakat yang menjual perhiasan emasnya untuk kebutuhan yaitu Nurul, mengaku bahwa dirinya memerlukan uang untuk berbelanja kebutuhan pokok dan lainnya.
“Saya menjual emas berupa cincin, alhamdulillah dapat uang Rp 1,3 juta, uang ini nanti buat beli beras,” paparnya.
Ia juga menjelaskan bahwa emas yang dia jual itu, perhiasan yang ia beli sebulan yang lalu, Nurul harus merelakan perhiasannya karena kebutuhan mendesak usai banjir, ia akan membelinya kembali nanti setelah situasi dan ekonomi berjalan lancar seperti sediakala.
Adapun harga emas perhiasan dan Logam Mulia (LM) untuk saat ini sebagai berikut:
Emas perhiasan, tipe 99 Rp 7.400.000 per mayan, emas tipe A Rp 7.100.000 per mayam.
Sementara emas LM, batangan lokal Rp 2.243.000 per gram.
Untuk emas antam harga saat ini Rp 2.409.000 per gram.







