Search

1 Desember 2025

Kemenhaj Berencana Ringkas Masa Tinggal Haji dari 41 Jadi 38 Hari

Redaktur

JAKARTA | REALITAACEH – Pemerintah berencana meringkas masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi menjadi sekitar 38 hingga 40 hari. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan bahwa masa tinggal ini jauh lebih pendek daripada ketentuan sebelumnya yang mencapai 41 hari.

“Ada kemungkinan 38, ada kemungkinan 39, ada yang 40. Kemarin kan 41 sampai 42 (hari),” kata Irfan Yusuf usai rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025).

Ia menuturkan bahwa pemendekan masa tinggal jemaah dilakukan melalui pengaturan penerbangan.

Diketahui, total jemaah dan petugas yang diangkut ke Tanah Suci mencapai 204.366 orang yang terbagi dalam 525 kloter.

“Kita kurangi dua hari dengan cara pengaturan penerbangan. Kita atur supaya tanpa menambah jumlah penerbangan, tapi kita lakukan efisiensi penerbangan,” ucap Irfan.

Ia juga memastikan bahwa pemangkasan masa tinggal tidak akan memotong rukun haji. Bahkan, ibadah sunah seperti shalat wajib berjamaah sebanyak 40 kali berturut-turut di Masjid Nabawi tetap diberikan.

“Enggak ada, enggak ada. Madinah tetap, walaupun Arbain itu bukan wajib, tapi sementara ini masih tetap,” jelas Irfan.

Sebelumnya, DPR menetapkan 41 hari

Sebelumnya diberitakan, Komisi VIII DPR bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan masa tinggal jemaah asal Indonesia di Arab Saudi selama 41 hari dalam rapat kerja yang digelar Rabu (29/10/2025).

“Jumlah lama masa tinggal jemaah di Arab Saudi rata-rata 41 hari,” ujar Ketua Komisi VIII, Marwan Dasopang.

Selama pelaksanaan ibadah haji 2026, jemaah haji asal Indonesia akan mendapatkan jatah makan dengan jumlah berbeda di setiap lokasi. Di Madinah, jemaah akan mendapatkan makan sebanyak 27 kali, kemudian 84 kali makan selama di Mekah, dan 15 kali makan saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Menu katering untuk jemaah haji harus berbahan baku dan bercita rasa Nusantara serta juru chef dari Indonesia,” tutur Marwan.

 

 

Sumber : Kompas.com