Aceh Utara | REALITAACEH – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Meureubo Puntong, Kecamatan Seunuddon, Senin (17/11/2025), berlangsung penuh kekhidmatan dalam suasana religius dan kekeluargaan.
Ratusan warga dari berbagai dusun memenuhi halaman meunasah untuk mengikuti rangkaian acara yang tersusun tertib dan meriah.
Kegiatan maulid tahun ini dipimpin oleh Ketua Panitia Nasruddin Isa, bersama para pemuda Gampong Meureubo Puntong yang berperan sebagai motor penggerak acara.
Mereka mengoordinasikan seluruh persiapan mulai dari gotong royong membersihkan lokasi, pembangunan panggung, hingga pengumpulan konsumsi untuk kenduri maulid.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ini tidak lepas dari semangat gotong royong pemuda dan dukungan penuh masyarakat,” ungkap Nasruddin.
Nasruddin menilai antusiasme masyarakat tahun ini meningkat signifikan. bahwa soliditas pemuda dan kekompakan masyarakat menjadi kekuatan utama terselenggaranya maulid dengan meriah dan tertib.
“Kami melihat kekompakan masyarakat tahun ini sangat luar biasa. Setiap warga ingin ikut ambil bagian, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan. Ini menjadi bukti bahwa semangat cinta kepada Rasulullah SAW mampu mempersatukan kita semua,” ujar Nasruddin.
Nasruddin menambahkan bahwa dukungan warga, baik berupa tenaga maupun materi, membuat panitia dapat mengelola acara dengan optimal.
Peringatan maulid tahun ini terasa lebih semarak dengan hadirnya dua grup zikir: Islamic Al-Aziziyah Matang Bayu dari Baktiya Barat dan Nurush Shadiqin dari Desa Manekawan, Seunuddon. Lantunan zikir dan syair maulid yang menggema sepanjang acara menghadirkan suasana haru, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Warga yang hadir tampak mengenakan pakaian terbaik mereka sebagai wujud penghormatan terhadap kelahiran Baginda Rasulullah SAW. Di sela-sela zikir, doa bersama dipanjatkan agar masyarakat senantiasa hidup dalam keberkahan, kedamaian, dan persaudaraan.
Peringatan Maulid Nabi di Gampong Meureubo Puntong kembali menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperkuat nilai gotong royong, dan meneguhkan kecintaan masyarakat terhadap sunnah Rasulullah SAW.




