Search

1 Desember 2025

MBG Lansia Telantar dan Disabilitas Akan Dilaksanakan Tanpa Anggaran BGN

Redaktur

JAKARTA | REALITAACEH – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia telantar dan penyandang disabilitas tidak memakai anggaran Badan Gizi Nasional (BGN).

“Enggak (pakai anggaran BGN). Dari Kementerian Sosial. Khusus dari Kementerian Sosial sebagai tindak lanjut dari program kita sebelumnya (Program Permakanan),” kata Gus Ipul di Hall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).

Walaupun tidak ada kerja sama dengan BGN, Gus Ipul menyebut bahwa pelaksanaan program ini akan berstandar seperti MBG.

“Menu-menunya nanti juga akan diperbarui sesuai dengan standarnya MBG. Ini MBG khusus lansia dan penyandang disabilitas,” ucapnya.

Nilainya Rp 15.000 per porsi

Untuk menunya, harga satu porsi MBG untuk lansia telantar dan penyandang disabilitas ditetapkan sebesar Rp 15.000.

“Ini per menu Rp 15 ribu. Per menu Rp 15 ribu dua kali berarti Rp 30 ribu. Yang melayani adalah POKMAS (Kelompok Masyarakat). Yang mengantar itu memang petugas khusus,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa program makan bergizi gratis ini berbeda dengan MBG yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah BGN.

Pakai Kelompok Masyarakat, Bukan SPPG

Para penerima manfaat akan mendapatkan makanan sehari dua kali untuk makan pagi dan siang yang diantarkan oleh Kelompok Masyarakat (POKMAS). “Ini makan bergizi gratis sehari dua kali, pagi dan siang tetapi diantarkan setiap pagi. Siapa yang melayani adalah POKMAS, Kelompok Masyarakat setempat,” tuturnya.

Program MBG ini akan diprioritaskan untuk lansia berusia 75 tahun ke atas yang telantar serta penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan. “Menyasar 100.000 lansia, lansia telantar maksudnya ya lansia dengan usia di atas 75 tahun. Yang kedua penyandang disabilitas yang memang membutuhkan bantuan,” kata Gus Ipul.

 

Sumber : Kompas.com