BLANGKEJEREN | REALITAACEH – Pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Gayo Lues pada Kamis (27/11/2025) hingga Sabtu (6/12/2025), 40 Desa di 4 kecamatan masih terisolasi.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo dalam video yang dikirimkan personil kepolisian Polres Gayo Lues kepada Serambinews.com, Jum’at (5/12/2025) mengatakan, telah memasuki hari ke 10 musibah bencana banjir sekitar 40 Desa di 4 kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues masih terisolasi.
Lokasi itu tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua umumnya, karena ruas jalan yang amblas tergerus Sungai.
Untuk mendistribusikan logistik bantuan kepada masyarakat di daerah itu, harus berjalan kaki. Dan, juga melalui jembatan alternatif Jembatan Tripe Jaya Rerebe menuju desa – desa terisolir.
Dan, juga ada bantuan yang didistribusikan melalui udara.
Saat ini juga, kata Kapolres Gayo Lues, kondisi jembatan yang terbuat dari tali atau rakit diatas sungai ini digunakan masyarakat untuk penyebrangan dan ini tentunya mengancam keselamatan masyarakat yang melintas.
Menurutnya, pihaknya bersama para perwira dan Personil Polres Gayo Lues mendistribusikan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya.
Selanjutnya , kata Kapolres Gayo Lues, pihaknya juga mengecek kondisi Pos Polisi Tripe Jaya pasca banjir.
Ditambahnya, Pemerintah Gayo Lues juga telah mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertimbun longsor agar jalan di daerah itu secepatnya bisa normal kembali dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua dan sejenisnya.







